Silmi Sabar: Saat Guru-Guru SD Baiturrohman Jember Merawat Hati Di Sabtu Yang Penuh Barokah

Categories BERITA

Jember, 14 Februari 2026 – Jika biasanya para guru berdiri di depan kelas, Sabtu itu mereka duduk melingkar tanpa papan tulis, tanpa bel sekolah, tanpa jadwal pelajaran. Yang ada hanya senyum, doa, dan cerita-cerita yang mengalir hangat.

 

Itulah wajah Silmi Sabar (Silaturahmi Sabtu Barokah) — agenda bulanan penuh makna yang menjadi tradisi indah keluarga besar SD Baiturrohman Jember. Kali ini, kebersamaan itu berlabuh di rumah Ibu Ainur Rohmah, M.Pd.,  yang dengan tangan terbuka menyambut rekan-rekannya dalam nuansa kekeluargaan yang kental.

 

Sebelum rangakain kegiatan Silmi Sabar dimulai, guru-guru SD Baiturrohman Jember terlebih dulu melaksanakan rapat koordinasi. Setiap guru berhak menyampaikan pendapat, kritik dan saran yang membangun untuk kegiatan pembelajaran di sekolah. Di sana, para guru tidak hanya berbicara tentang kurikulum dan administrasi, tetapi tentang makna menjadi pendidik, tentang keikhlasan, dan tentang harapan-harapan kecil yang tumbuh di hati.

 

 

Setelah rapat koordinasi selesai, barulah kegiatan Silmi Sabar dimulai. Silmi Sabar bukan sekadar temu rutin. Ia adalah ruang jeda. Ruang untuk menurunkan lelah setelah hari-hari penuh dedikasi di kelas. Acara dibuka dengan pembacaan  tawassul, surat Yasin, tahlil, Rotibul Haddad dan ditutup dengan doa bersama. Hal ini mengalirkan ketenangan di antara obrolan yang hangat. Tausiyah singkat dari shohibul hajat menjadi pengingat bahwa profesi guru bukan hanya pekerjaan, melainkan jalan pengabdian.

 

Dalam suasana santai namun penuh makna, canda tawa guru menghiasi kegiatan tersebut, tentang pengalaman di kelas, tentang tantangan menghadapi karakter siswa yang beragam, hingga tentang cara menjaga semangat agar tetap menyala. Tawa sesekali pecah, mencairkan suasana, menandakan bahwa kebersamaan ini tumbuh tanpa jarak dan tanpa sekat.

 

Kepala SD Baiturrohman Jember, Bapak Asmad, M.Pd., menyampaikan bahwa Silmi Sabar adalah napas kebersamaan sekolah, serta menjadi perekat tali silaturahmi kekeluargaan SD Baiturrohman Jember. Beliau juga berharap kegiatan ini bisa terus berjalan agar selalu tercipta lingkungan yang positif di SD Baiturrohman Jember. Karena dalam kegiatan tersebut, beberapa dari guru akan mendapatkan kesempatan untuk memimpin rangkaian kegiatan, yang mana menjadi wadah untuk mereka terjun ke masyarakat luas.  Begitu pula Ibu Sholihatur Rohmah, S.Ag., S.Pd., selaku Wakil Kepala SD Baiturrohman Jember bidang Hubungan Masyarakat yang menjadi penanggung jawab acara ini yang ikut senang atas lancarnya kegiatan ini.

 

“Sekolah yang kuat bukan hanya dibangun oleh program yang hebat, tetapi oleh hati-hati yang saling terhubung. Ketika guru saling menguatkan, energi positif itu akan sampai kepada siswa,” tuturnya.

 

Tuan rumah tampak bahagia, rumahnya siang itu bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan saksi bahwa persaudaraan bisa tumbuh dari profesi yang sama dan visi yang sejalan. Ibu Ainur Rohmah, M.Pd., sebagai tuan rumah juga menyampaikan bahwa dirinya senang bisa menyambung tali silaturahmi dan banyak pelajaran tentang kekeluargaan yang bisa di petik.

 

Silmi Sabar menjadi bukti bahwa di balik kesibukan mengajar dan tanggung jawab besar sebagai pendidik, para guru tetap menyempatkan diri untuk merawat ukhuwah. Karena pada akhirnya, pendidikan yang baik lahir dari hati yang tenang dan kebersamaan yang terjaga.

 

Dan di Sabtu yang barokah itu, para guru pulang bukan hanya membawa kenangan, tetapi juga semangat baru untuk kembali menyalakan cahaya di ruang-ruang kelas.