Jember, 24 Juli 2026 – Lantunan nada menggema menggetarkan jiwa, melukiskan asa lahirkan lirik dan nada sebagai do’a. Panggung Tasyakkur Khotmil Qur’an V dan Lepas Pisah Siswa Kelas VI SD Baiturrohman Jember, mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya, Mars SD Baiturrohman Jember resmi diluncurkan di hadapan seluruh keluarga besar yayasan Al-Baiturrohman: para murida, guru, orang tua, serta tamu undangan yang memenuhi ruangan.
Suasana yang semula khidmat perlahan berubah menjadi penuh getaran semangat ketika tim paduan suara SD Baiturrohman berdiri di atas panggung. Nada demi nada mulai mengalun. Bukan sekadar harmoni musik, melainkan suara yang membawa identitas, harapan, dan cita-cita sebuah sekolah.
Mars itu tidak hanya dinyanyikan. Ia diperkenalkan sebagai ruh baru yang akan mengiringi setiap langkah warga SD Baiturrohman Jember.
Ustadz Hasan, M.Pd., selaku kepala SD Baiturrohman Jember sekaligus penciptanya tidak hentinya bersyukur kepada Allah SWT dan lantunkan terimakasih kepada seluruh guru, yang telah banyak memberikan support dan membantu. Dihadapan para hadirin beliau berorasi.
“ Kado terindah di tahun baru Hijriah. Sudah lama kami punya keinginan bagaimana lembaga tercinta ini punya lagu mars. Cukup lama juga kami rangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat tuk menjadi senandung. Alhamdulillah, hari inimenjadi catatan sejarah, lahirlah irama yang terkandung makna yang mendalam. Semangat juang, kebersamaan, keikhlasan, ajakan, cita-cita luhur dan do’a. Harapan besar kami mars ini menjadi mercusuar demi kejayaan SD Baiturrohman, di berbagai momen senantiasa bergema bersama sejuta harapan para insan SD Baiturrohman”
Puncak kesakralan terjadi ketika prosesi simbolis peluncuran Mars SD Baiturrohman dilakukan bersama oleh Kepala SD Baiturrohman Jember dan Ketua Yayasan Al Baiturrohman. Kedua tokoh berdiri berdampingan, menyerahkan simbol peluncuran dengan penuh penghormatan. Tepuk tangan bergema panjang, bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai saksi lahirnya sebuah tonggak sejarah baru bagi sekolah.
Momen itu terasa lebih dari sekadar seremoni. Ia seperti estafet nilai yang berpindah tangan—dari para pendiri kepada generasi yang akan meneruskannya. Sebuah pengingat bahwa sekolah tidak hanya dibangun oleh gedung, kurikulum, ataupun prestasi, tetapi juga oleh semangat yang kuat untuk generasi hebat.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al Baiturrohman, Bapak Prof. Dr. KH. Moh. khusnurridlo, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan antusias atas lahirnya Mars SD Baiturrohman Jember. Menurutnya, mars ini diharapkan menjadi mercusuar yang menerangi arah perjalanan sekolah menuju kejayaan.
“Semoga Mars SD Baiturrohman menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk terus berjuang, menjaga kebersamaan, menguatkan keikhlasan, menggantungkan cita-cita setinggi mungkin, dan mengabdikan diri bagi pendidikan. Lagu ini bukan hanya untuk dinyanyikan, tetapi untuk dihidupi dalam setiap langkah.”
Ungkapan tersebut disambut tepuk tangan hangat dari seluruh hadirin. Sebab semua yang hadir memahami bahwa sebuah lagu sekolah bukan sekadar kumpulan lirik. Ia adalah kompas yang mengingatkan ke mana langkah harus diarahkan ketika semangat mulai melemah.
Bagi para guru, peluncuran mars ini menghadirkan makna yang begitu personal. Salah seorang guru SD Baiturrohman mengungkapkan bahwa mars ini menjadi pengingat akan alasan mengapa mereka memilih jalan pengabdian sebagai pendidik.
“Sebagai keluarga SD Baiturrohman Jember, saya sangat bangga atas peluncuran mars SD Baiturrohman. Karena mars ini merupakan musik formal, simbol yang membedakan dengan sekolah-sekolah lain. Mars ini diciptakan dengan penuh ketelitian tentunya mencakup visi misi sekolah, yaitu berakhlaq mulia, cerdas, berprestasi” Ungkap Ibu Sholihatur Rohmah, S.Ag., S.Pd.
Kebanggaan serupa juga dirasakan oleh para anggota tim paduan suara yang dipercaya membawakan Mars SD Baiturrohman untuk pertama kalinya. Salah seorang siswa, Daviana Maheswari S, mengaku gugup sekaligus bahagia.
“Awalnya kami takut melakukan kesalahan karena ini pertama kalinya dinyanyikan di depan banyak orang. Tapi setelah lagu selesai dan semua bertepuk tangan, rasanya bangga sekali. Semoga adik-adik nanti juga menyanyikan mars ini dengan semangat seperti kami.”
Sementara itu, seorang wali murid mengaku terharu menyaksikan prosesi peluncuran mars tersebut.
“Saya melihat ini bukan hanya lagu sekolah. Ada nilai yang ingin diwariskan kepada anak-anak kami. Semoga mereka tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan selalu bangga membawa nama SD Baiturrohman ke mana pun mereka melangkah.”
Peluncuran Mars SD Baiturrohman Jember menjadi penutup yang begitu bermakna dalam rangkaian Tasyakkur Khotmil Qur’an V dan Lepas Pisah Kelas VI tahun ini. Di tengah kebahagiaan melepas para lulusan menuju jenjang berikutnya, sekolah juga melahirkan sebuah warisan baru yang akan terus bergema dari tahun ke tahun.
Barangkali, beberapa tahun mendatang, anak-anak yang hari ini menyanyikannya akan telah tumbuh dewasa. Mereka mungkin lupa warna panggung, susunan kursi, atau dekorasi acara. Namun mereka akan tetap mengingat lagu yang pernah mereka nyanyikan bersama.
Karena pada akhirnya, sekolah terbaik bukan hanya meninggalkan kenangan di kepala, melainkan juga menanamkan irama yang tinggal di dalam hati. Dan sejak hari itu, Mars SD Baiturrohman Jember mulai menemukan rumahnya: pada suara, langkah, dan pengabdian seluruh keluarga besarnya